Melihat Sistem UGD Rumah Sakit Siloam Medan

by: Tribunnews.com     Published on: 07 August 2015

Views: 13,283

14    6   

Fast Download

Description :

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Unit Gawat Darurat (UGD) ialah sebuah pelayanan khusus untuk merawat pasien. Dalam acara media gathering, Dokter Rumah Sakit (RS) Siloam Tuan Juniar mengatakan lewat UGD dokter memiliki kepentingan besar yaitu menyelamatkan nyawa, menghindarkan kecatatan.

"Selain menyelamatkan nyawa pasien kita juga memilki kewajiban untuk menyelamatkan fungsi tubuhnya agar tidak cacat setelah perobatan. Pasien yang masuk di UGD lalu setelah dari UGD, nantinya masuk di rwat inap. Lalu setelah sembuh maka bisa pulang." ujarnya di ruangan media gathering di Rumah Sakit Siloam, Kamis (6/8/2015)

Ia menjelaskan, ada empat pilar penting dalam UGD. Pertama yaitu State of the art yaitu menggunakan tekonologi yang terbaik untuk menyelamatkan pasien. Kedua ialah Spoke and Hub yaitu R.S Siloam terhubung sesama Rumah Sakit dan seluruh dokternya. Arti lain di pilar kedua itu yaitu bagaiamana usaha R.S Siloam agar tetap terhubung di daerah terpencil.

Ia menjelaskan program ketiga yaitu program partnership untuk dokter R.S Siloam. Progam ini khusus memperhatikan dokter agar bisa meningkatkan ilmunya.


Dari dokter umum akan disekolahkan lagi menjadi dokter spesialis lalu menjadi sub spesialis hingga doktoral.

Dokter Faisal, menjelaskan R.S Siloam memiliki ruangan khusus untuk pasien Unit Gawat Darurat (UGD) yaitu ruangan Trias.


Ruangan Trias ialah salah satu ruangan yang memilih pasien yang terlebih dahulu diobati. Di dalam ruangan tersebut minimal satu orang dokter sudah standby di ruangan untuk menolong pasien.

"Ruangan trias terdiri dari tiga yaitu trias satu, dua dan tiga. Di ruangan Trias satu membutuhkan repon cepat yaitu respon satu detik. Yaitu dokter langsung menerima pasien tanpa banyak tanya lagi," katanya.

Lalu ruangan kedua yaitu Trias dua. Trias dua hanya membutuhkan waktu respon 15 menit untuk segera ditangani. Alasan ditangani dalam waktu 15 menit karena


tidak begitu darurat dan dikategorukan penyakit biasa. Kemudian ada rungan Trias


tiga dan juga termasuk tidak darurat. Pasein biasnya hanya dianjurkan beribat ke poliklinik saja.

"Tapi itu semua tidak menjadi acuan agar melayani berdasarkan waktu 15 menit ataupun satu detik. Semua dokter akan melayani dengan sebaik mungkin. Pasien dengan trias satu akan dimasukkan ke dalam ruang resusitasi dan langsung dirawat," katanya

Ia juga menambahkan di setiap lantai rumah sakit memiliki dua buah troli emergensi yang dilengkapai dengan monitor juga alat kejut dan pacu jantung. Selain itu setiap dokter harus mengikuti update training setiap tiga bulan sekali. Setiap dokter juga harus sudah memiliki sertifikat.